Selasa, Maret 20

TV Hitam Putih Johnsons

televisi Johnsons 14 " bikinan lokal yang pabriknya berada di jalan Daan Mogot - jakarta Barat. Th 1960-1980

TV Hitam Putih SHARP


TV Hitam Putih SHARP 14" made in Japan

Sabtu, Maret 3

Set Poci Cangkir dan Nampan Hiasan

Set poci cangkir dan nampan terbuat dari kuningan,kondisinya masih sangat bagus karena bukan untuk dipakai,hanya hiasan saja,dan perlu sedikit dipoles biar mengkilat. SOLD

Honda CB 125


Honda CB 125 Tahun 1974 STNK/BPKB lengkap :
Tahun 1970-1980 honda CB sangat populer di indonesia,bahkan beberapa film nasional era 1970-1980 banyak menggunakan Honda CB sebagai property. Selain mesinnya yang bandel,honda CB juga memiliki banyak kelebihan di bandingkan motor sport lainnya. Honda CB adalah motor yang sangat legendaris di Indonesia,hingga saat ini.,Club/Komunitas CB sangat menjamur hingga ke pelosok pelosok desa. Meskipun usia motor CB sudah lumayan Tua/djadoel,tapi jangan anggap remeh,motor CB masih layak pakai hinnga saat ini, bahkan untuk sebagian orang memikiki CB full orisinil menjadi kebanggan/kepuasan tersendiri. Apalagi saat ini banyak bengkel yang menyediakan layanan jasa modifikasi mesin/Style,Honda CB pun berubah jadi motor keren/trendy yang tak kalah dengan motor motor keluaran baru,atau sekedar mau adu kecepatan,dengan motor mogok,...Honda CB pun siap beraksi !!!!  : D  http://motorlama.com/sejarah-cb-di-indonesia.php SOLD

Honda C 50

Honda C 50 ( Pispot ) tahun 1974 STNK/BPKB lengkap :
kondisinya memang sudah tidak full orisinil,Honda C 50 termasuk kategori motor bebek langka,berbeda dengan C 70 yang masih banyak berseliweran di jalanan. SOLD

Jumat, Maret 2

Lesung Batu

Lesung batu merupakan bongkahan batu andesit http://id.wikipedia.org/wiki/Andesit, dengan lubang di tengah,dan Halu/Alu yaitu batu bulat panjang sebagai penumbuknya,dulu alat ini sering digunakan untuk menumbuk padi,jagung,biji kopi,rempah rempah dll. Alat ini mulai di kenal sejak zaman prasejarah. Lumpang batu purba diantaranya ditemukan di Kabupaten Lima Puluh Kota - Sumatera Barat, Kabupaten Soppeng - Sulawesi Selatan.
SOLD OUT

Kamis, Maret 1

Sejarah Perkembangan Setrika

sejarah perkembangan setrika

Satu abad sebelum masehi Walaupun nama setrika berasal dari bahasa belanda strijkijzer (yang artinya menghilangkan kerutan dari baju dengan alat yang di panaskan). Konsep setrika sendiri datangnya dari Cina satu abad sebelum masehi. Pada masa itu, mereka menggunakan wajan besi dengan pegangan panjang yang berisi batubara. Nah, wajan ini kemudian ditekankan di baju yang akan di setrika. Meski bentuknya masih agak jauh dari setrika yang kita kenal sekarang, tapi kalau tidak muncul ide ini, pakaian kita pasti masih lecek-lecek semua.
Abad 17 Sayangnya, perkembangan setrika nggak secepat yang kita bayangkan. Baru pada abad ke-17, setrika muncul di Barat. Setrika yang pertama kali muncul pada masa itu dikenal dengan nama sadiron, yang berasal dari bahasa inggris kuno sald yang berarti solid. Sadiron berbentuk sepotong besi yang ditempelkan dengan pegangan besi. Sadiron ini dipanaskan di depan perapian terbuka atau kompor. Tapi, begitu sadiron ini dipanaskan, pegangannya pun ikut panas. Makannya, untuk memegang sadiron ini, kita harus menggunakan sarung tangan yang sangat tebal. Berat sadiron biasanya 2,5-4,5 kg.
Abad 19 Pada sekitar th 1870 seorang ibu rumah tangga bernama Mary Florence Potts di Lowa menemukan inovasi yang membuat setrika jadi lebih mudah. Caranya membuat sadiron dengan dua ujung yang runcing, yang membuat menyetrika lebih mudah dua arah. Tahun berikutnya, Mary mematenkan satu temuannya lagi yaitu sadiron dengan pegangan yang bisa di lepas, yang memungkinkan sadiron di panaskan tanpa perlu memanaskan pegangannya juga. Satu hal yang menjadi masalh adalah bahwa sadiron cepat sekali mendingin sehingga kita mesti punya beberapa setrikaan supaya bisa bergantian dipanaskan dan digunakan.Akhir abad 19 Keribetan proses sadiron yang harus dipanaskan terlebih dahulu ini akhirnya terpecahkan pada akhir abad ke-19. Saat itu, muncul banyak penemuan setrika yang bisa memanaskan dirinya sendiri. Misalnya, setrika yang bisa diisi batu bara. Sayangnya, penemuan ini juga belum sempurna karena membuat setrika menjadi lebih berasap dan sulit untuk membuat batubara di dalamnya terus menyala. Selain itu, ada pula penemuan setrika yang menggunakan bensin dan alkohol sebagai bahan bakarnya. Masalah lain yang muncul adalah baunya yang kurang sedap dan sering meledak sehingaa membuat orang takut memakainya.
Abad 20 Setrika listrik yang pertama kali dipatenkan sebenarnya sudah ada pada tahun 1882. Tapi, penemuan ini justru tidak sukses karena sulit untuk digunakan. Pada waktu itu, belum banyak orang yang mendapat listrik dirumah. Kalaupun ada, biasanya listrik itu hanya dipakai pada malam hari untuk menyalakan lampu. Baru pada awal abad ke-20, setrika listrik menjadi populer dan akhirnya pada tahun 1920-an mucullah setrika listrik dengan thermostat. Menyetrika jadi lebih mudah, karena kita bisa mengatur suhunya.
Abad 21 Setrika yang sering kita pakai sekarang pastinya sudah jauh lebih canggih dan mudah. Selain pengatur suhu, ada juga yang dilengkapi dengan wadah air yang bisa kita semprotkan bersamaan pada saat kita menyetrika. Ada pula setrika bentuk baru seperti vacuum cleaner yang memudahkan kita menghaluskan pakaian. Kalau menggunakan setrika yang mengeluarkan uap panas ini, kita tidak perlu meletakkan baju di atas papan setrika, tapi cukup di gantung saja. Berat setrika juga makin ringan, bahkan sekarang ada setrika yang hanya berbobot 1,5 ons.